SEBAGAI ORANG KAMPUNG
Sebagai orang kampung aku berharap
barang kali Tuhan masih ingin melihatku bahagia
mestinya aku akan dapat melihat
mana loyang mana emas.
Sebagai orang kampung aku berharap
seandainya Tuhan tak bimbing aku
mesti aku akan salah dan tak mampu memilih
mana yang dapat meluluskan harapanku.
Senin, 05 Mei 2014
RENUNGAN PASCA PILEG
KAU
Kau datang bak dermawan penuh belas kasih
Kau datang bak pelindung orang lemah
Kau datang bak pembela pencari keadilan
Kau datang bak pujangga mengukir kata harapan untuk orang
lemah dan tertindas
Kini kau pergi tak tampakkan punggung
Kini kau pergi tak bersapa
Kini kau pergi tak kembali
Kini kau pergi setelah bawa hasil tiputipu dari mereka yang
kau datangi
Masih kah kau ulangi?
Masihkah akan kau lakukan lagi?
Masihkah kau berani datang lagi?
Nanti,..... nanti,...... nanti.......!!!
Senin, 24 Maret 2014
Berbudaya Kasih sayang
MERAIH SIMPATI DENGAN KETULUSAN
Setiap tindakan pasti ada hasil yang diperoleh. Apapun dan bagaimana cara yang dipilih untuk mendasarinya hasilnya sama dengan niatan awal.Demokrasi mulai berarak beberapa hari lalu, banyak orang tiba-tiba muncul menawarkan diri untuk didukung atau untuk dipilih. Segala daya dan upaya ditempuh, akan tetapi banyak yang melupakan hati dan bahasa cinta. Justru mereka menggunakan cara-cara merusak dan mengotori. Cara-cara seperti ini nampak hiruk pikuk yang semu, maka cara seperti ini juga akan memperoleh hasil yang semu juga.
Cara-cara yang seharusnya dilakukan adalah:
1. Memetakan permasalahan wilayah
2. Memetakan kemampuan ekonomi masyarakat
3. Memetakan kemudahan akses pendidikan dan kesehatan
4. Mencari solusi
5. Mengambil tindakan.
Bagaimana untuk melakukan semua itu? tentu tidak mudah, memerlukan waktu. Maka untuk bacaleg/bacakades/ orang-orang yang menginginkan jabatan publik harus dapat melakukan cara-cara diatas. baru diikuti kopetensi yang lain.
Insya allah tak perlu ke dukun/kuburan/Pohon beringin/sungai.
Salam.
Selasa, 23 Agustus 2011
RENUNGAN 17 AN
PAK TUA
tujuh belas agustus 2011
seorang lelaki tua menangis disudut rumah
ia menjerit menyayat hati
air matanya meleleh bagai api
api yang membakar harapannya
masa mudanya dipertaruhkan untuk merdeka
tujuh belas agustus sembilan belas empat lima
terbitlah harapan merdeka
lelaki tua telah berhasil membangun jembatan emas
Kini lelaki tua itu tergilas oleh kereta
kereta keserakahan ketika melewati
jembatan yang dibangunnya
Hidupnya merana tanpa kemerdekaan
sudiarto
sleman 17 agustus 2011
API ITU PELAN PELAN REDUP
Pagi-pagi telah kuniatkan ikut upacara tujuh belasan
Perayaan peringatanhari ulang tahun kemerdekaan negeriku
Hari ini seperti hari 66 tahun silam
Hari ini juataan orang munafik sedang berakting
Menghormat sang saka merah putih
Seraya nyanyikan lagu Indonesia Raya
Tetapi lihat!
Mereka diam-diam padamkan pelita harapan kita
Minyak disedot, air dikuras, gas dijadikan bencana
Tunggu!
Apa lagi yang akan mereka lakukan
Tunggu!
Padamnya pelita harapan kita
sleman, 17 agustus 2011
tujuh belas agustus 2011
seorang lelaki tua menangis disudut rumah
ia menjerit menyayat hati
air matanya meleleh bagai api
api yang membakar harapannya
masa mudanya dipertaruhkan untuk merdeka
tujuh belas agustus sembilan belas empat lima
terbitlah harapan merdeka
lelaki tua telah berhasil membangun jembatan emas
Kini lelaki tua itu tergilas oleh kereta
kereta keserakahan ketika melewati
jembatan yang dibangunnya
Hidupnya merana tanpa kemerdekaan
sudiarto
sleman 17 agustus 2011
API ITU PELAN PELAN REDUP
Pagi-pagi telah kuniatkan ikut upacara tujuh belasan
Perayaan peringatanhari ulang tahun kemerdekaan negeriku
Hari ini seperti hari 66 tahun silam
Hari ini juataan orang munafik sedang berakting
Menghormat sang saka merah putih
Seraya nyanyikan lagu Indonesia Raya
Tetapi lihat!
Mereka diam-diam padamkan pelita harapan kita
Minyak disedot, air dikuras, gas dijadikan bencana
Tunggu!
Apa lagi yang akan mereka lakukan
Tunggu!
Padamnya pelita harapan kita
sleman, 17 agustus 2011
Budaya Silaturohim
Setiap hari raya orang-orang menggunakannya sebagai kesempatan untuk menjalin silaturohim, berkunjung ke keluarga dan saudara, teman, sahabat. Tujuann utama untuk mempererat tali kekeluargaan atau silaturohim. Inimerupakan suatu kebiasaan yang dilakukan oleh banyak orang baik muslim maupun non muslim kalau di kampung-kampung. Ini merupakan kebiasaan yang baik untuk memupuk rasa toleran dan saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat. (lanjutya besuk)
Langganan:
Postingan (Atom)